GENSET SEBAGAI ALTERNATIF LAIN SUMBER LISTRIK LARIS

Pekanbaru, (13/8) ANTARA – Pemadaman listrik yang terjadi akhir-akhir ini di Pekanbaru, menyebabkan hampir sebagian besar masyarakat mencari alternatif lain sebagai sumber listrik. Hampir setiap hari sejak terjadi pemadaman listrik bergilir yang terjadi di Pekanbaru, toko genset yang ada di Kota Pekanbaru mengalami peningkatan. Pembelinya tidak hanya berasal dari Pekanbaru saja, tetapi juga berasal dari luar kota.
 Umumnya masyarakat membeli genset untuk keperluan yang mendesak. Firman (18), salah seorang pengguna genset mengatakan, dia terpaksa membeli karena kuatir apabila pemdaman terjadi di malam hari, ia tidak bisa belajar, sementara ia sedang menghadapi ujian semester pendek di kampusnya.
 “Saat sedang manghadapi ujian semester pendek ini, takutnya nanti apabila ada pemadaman listrik di malam hari, saya tidak bisa belajar,” katanya kepada ANTARA.
 Sedangkan Budi (35), salah seorang pegawai swasta membeli genset memang untuk keperluan kantor. Menurutnya, akibat pemadaman listrik aktivitas di kantornya merasa terganggu.
 “Kalau pemadaman terjadi di siang hari, otomatis banyak sekali pekerjaan yang tidak selesai dan menumpuk. Padahal harus cepat diselesaikan,” kata Budi.
 Putri, staf penjualan di salah satu toko peralatan listrik, menjelaskan kalau saat pemadaman listrik bergilir diberlakukan ada kenaikan penjualan yang lumayan signifikan.
 “Umumnya mereka mencari genset dengan kapasitas 900 watt, yang dijual dengan harga di bawah Rp 1 juta. Namun ada juga yang membeli 2 kilowatt,” terangnya.
 Sesuai dengan hukum ekonomi, jika permintaan meningkat maka hargapun menjadi naik. Genset buatan cina dengan daya 3000 watt yang biasanya dijual pada kisaran harga Rp. 1,8 juta sekarang dijual dengan harga Rp. 2,7 – Rp. 3 juta.
 Meskipun biaya menggunakan genset lebih tinggi, karena kenaikan BBM, tapi minat masyarakat terhadap genset tidak berkurang. Mereka rata-rata membeli genset untuk cadangan kalau-kalau listrik padam.
 Melonjaknya permintaan genset juga dipengaruhi waktu pemadaman yang belum bisa diprediksi kan kapan akan  berakhir. Karena sampai Bulan Agustus ini masih sering terjadi pemadaman listrik yang bahkan lebih sering. 
 Senada halnya dengan Asiong salah satu toko “Mega Elektronik” menurutnya dalam sehari jenis genset terjual hingga tiga unit. Padahal beberapa minggu sebelumnya hanya satu unit saja dalam sehari.  Genset ini dipatok dengan harga Rp 2 juta. Dengan semakin banyaknya peminat genset itu, Asiong mengaku kewalahan. Ini disebabkan stok yang dia punya semakin sedikit.
 “Genset untuk rumah tangga dengan daya 2.000 watt, paling banyak diminati. Genset dengan daya 2.000 watt tersebut paling banyak diminati karena ukurannya yang relatif kecil dan harganya yang relatif murah. ” katanya.
 Padahal pasokan dari produsennya di Cina sedang terhambat. “Saya tidak tahu penyebab tersendatnya pasokan itu, tapi kalau masih belum datang juga kira-kira seminggu sudah habis,” tambahnya.
 Ia menambahkan, harga genset yang dijajakan bervariasi, mulai satu juta hingga puluhan juta rupiah. Tergantung tipe dan kekuatan suplai listriknya. Genset yang dijualnya, ada yang mampu menyuplai hingga puluhan ribu watt.
 Berbeda halnya dengan penjual genset yang lain, Rohan, mengatakan pemadaman yang terjadi yang sudah cukup lama, tidak begitu membawa dampak penjualan yang signifikan.
 “Walaupun begitu, penjualan saya tidak begitu mengalami kenaikan, penjualan hampir sama saja dengan hari-hari sebelum pemadaman terjadi,” kata Rohan.

-ini nih akibat mati listrik terusssss. pedagang genset yang untung,huft*-

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: